Parosil Komitmen Wujudkan Kabupaten Layak Anak

By W2NNews Pada : 07 Mar 2019, 19:08:26 WIB, - Kategori : Lampung BaratParosil Komitmen Wujudkan  Kabupaten Layak Anak

W2NNEWS.COM----Seminar nasional hebat dan pengukuhan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Lambar dilaksanakan di GOR Ajisaka Kawasan Sekuting Terpadu dan menghadirkan ketua umum LPAI dr. Seto mulyadi, PSi,.M. PSi (kak seto)  sebagai pembicara seminar nasional sekaligus melantik LPAI, Kamis (7/3) pagi. Seminar dengan tema ”dengan semangat perlindungan anak kita wujudkan Lampung Barat hebat menuju kabupaten layak anak" dibuka langsung oleh H. Parosil Mabsus. 

 

Dihadiri Wakil Bupati Lambar Drs. H. Mad Hasnurin, Kapolres Lambar AKBP Doni wahyudi, Kasdim 0422 Lambar, Ketua TP-PKK Partinia parosil mabsus, Ketua GOW Gurti Mad Hasnurin, Ketua DWP Irma akmal Abd Nasir, Kepala OPD, camat,  peratin,  dan peserta seminar. 

 

Dalam sambutannya Parosil mengatakan bahwa "Kami terus berkomitmen wujudkan kabupaten layak anak sebab, upaya untuk memberikan perlindungan dan pemenuhan akan hak anak, senantiasa harus terus dilakukan bahkan dikedepankan, karena mereka merupakan penerus bangsa. Selain itu mendidik anak harus dengan kekuatan cinta, bukan dengan kekerasan. karena anak-anak mendambakan kasih sayang yang penuh cinta dari orang tuanya," ujarnya. 

 

Kemudian,  pihaknya mengatakan kepada pengurus yang baru dikukuhkan, tugas dan kepercayaan yang telah diemban akan senantiasa ditunaikan secara paripurna, guna menghantar lembaga perlindungan anak Indonesia di Lambar menjadi organisasi yang solid dan kontributif bagi pembangunan generasi di Lambar dalam upaya menjadikan kabupaten ini menjadi kabupaten layak anak.

 

Terakhir,  ia berpesan upaya dan langkah konkrit yang  perlu segera dan terus diupayakan, diantaranya perlindungan anak secara holistik dan terintegrasi melalui pembentukan kelompok perlindungan anak yang holistik dan integratif di kecamatan, kelurahan dan pekon, dimana kelompok ini didukung oleh unsur atau komponen masyarakat yang berbasis lembaga agama, lembaga adat, kelompok dasa wisma, termasuk organisasi-organsiasi di sekolah-sekolah.(Humas/Red)